Warga Desa Kondangsari Minta Kuwunya Diproses Hukum

0
9

Koran1.id, Kab. Cirebon.- Ribuan Warga Desa Kondangsari Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon beramai ramai membuat petisi, dengan melayangkan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa/Kuwu.

Mereka menganggap, Kepala Desa Kondangsari dinilai sudah menyalahgunakan wewenang sebagai Kuwu. Dan terlebih lagi dugaan korupsi anggaran desa dari berbagai kegiatan sejak tahun 2018 sudah mengemuka dikalangan masyarakat dan bahkan sudah ada pelaporan ke pihak berwajib.

Salah satu Warga Desa Kondangsari Wahid mengatakan, saat ini dirinya dan warga lainnya ingin pemerintahan desa menjadi bersih dari budaya korupsi. Sebab selama ini Kuwu tidak mementingkan kemajuan desa, yang ada malah mementingkan diri sendiri dan golongannya saja.

“Untuk itu kami selaku warga berhak melayangkan mosi tidak percaya pada Bupati Cirebon. Mosi ini sudah ditandatangani lebih dari 1000 orang,” kata Wahid, Selasa (21/7).

Masih kata dia, ada beberapa pertimbangan dalam surat mosi tidak percaya yang akan dilayangkan ke Bupati Cirebon. Pertama, Kuwu melakukan dugaan tindak Pidana korupsi yang sedang bergulir di Polresta Cirebon.

“Pelaporan tersebut masuk tanggal 3 Desember 2019 dan sekarang masih proses. Hasil dari pelaoran tersebut sudah 22 orang yang sudah diperiksa,” terangnya.

Kedua, Kuwu melakukan pungutan liar kepada warga yang mencapai puluhan juta rupiah. Ketiga, pengalihan anggaran pembangunan PAUD untuk pembuatan Auning Desa tanpa musyawarah. Keempat, memalsukan dokumen spj. Kelima, pungutan pembuatan program PTSL Dan melakukan ancaman kepada salah satu warga sekaligus pengerahan massa dalam rapat untuk melakukan penyerangan.

“Saya minta kepada pihak kepolisian untuk segera memproses kasus ini jangan sampai berlarut – larut,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kusno salah satu warga lainnya mengatakan, dirinya mendapatkan ancaman yang cukup serius saat rapat di kantor desa pada tanggal 9 Juni 2020 lalu tanpa tau maksud dan tujuannya apa.

“Soal ini, saya sudah laporkan ke polisi dan sampai saat ini masih jalan ditempat,” terangnya.

Kusno menambahkan, dirinya bersama warga lainnya besok akan melakukan audiensi dan melayangkan mosi tidak percaya kepada Bupati Cirebon sebagai wujud kepedulian terhadap Desa Kondangsari.

“Kami minta Bupati dengarkan aspirasi warga. Untuk inspektorat, jangan ada permainan soal pelaporan dana desa. Apabila ada kerugian uang negara ya sebaiknya dibuka saja,” tandasnya. (moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here