Pj Kuwu Desa Kanci Kulon Akui Adanya Preman di Proyek PLTU

0
361

Koran1. Cirebon – Penjabat (Pj) Kuwu Desa Kanci Kulon Muhyidin membenarkan tentang adanya aksi Premanisme yang terjadi di areal PLTU 2 Cirebon. 

“benar itu mas, praktek premanisme itu berlangsung di PLTU 2″ Ujar Muhyidin saat dihubungi via Pesawat telepon, Sabtu (30/11/19) .

Dirinya menambahkan, persoalan tersebut sudah menjadi rahasia umum, bahwa preman lebih menguasai persoalan-persoalan di PLTU 2 Cirebon, menurutnya sudah berlebihan.

“Preman yang berkeliaran didalam proyek PLTU memang sering meminta japrem (jatah preman)  dan mereka lebih dihargai dari pada pejabat pemerintahan seperti saya. Kenapa saya bisa bilang begini, saya selaku Pj Kuwu telah melayangkan surat tiga kali ke PT. Hyundai terkait pembuangan limbah di tanah aset milik Desa Kanci Kulon tapi ngga ada jawaban. Sementara saya dapat informasi, PT.Hyundai sering menyalurkan anggaran terkait limbah tersebut namun mengalir ke preman yang bersembunyi dibalik nama Karang Taruna dan dananya cukup besar,” tegasnya.

Masih menurut muhyidin, dengan adanya kasus perkelahian tersebut, ini bisa menjadi pintu masuk Kepolisian untuk membongkar aksi premanisme yang menguasai proyek PLTU 2 Cirebon.

“pihak kepolisian bisa menyelidiki kasus ini lebih dalam lagi, nantinya bisa mengerucut terkait jatah preman yang nilainya jutaan rupiah. Saya malah menduga, ada campur tangan mantan preman yang sudah tidak dipakai PT. Hyundai dalam keributan tersebut,” keluh Muhyidin.

Sampai saat ini, Pihak Polres Cirebon Kota masih belum memberikan jawaban terkait hasil pemeriksaan terhadap Mhd serta As pelaku perkelahian. (moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here