Pelayanan SIM Polres Ciko Sudah Sesuai Perkap No 9 Tahun 2012

0
3

Koran1.id, Kota Cirebon.- Satlantas Polres Cirebon Kota dimasa kepemimpinan AKP Laode Habibi Ade Jama terus menerus melakukan pembenahan, khususnya, dalam hal pelayanan SSB (SIM, SAMSAT dan BPKB). Pihaknya terus memberikan pelayanan optimal terhadap masyarakat, yang hendak mengurus surat-surat kendaraan bermotor.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan melalui Kasat Lantas AKP La Ode Habibi Ade Jama usai mengikuti kunjungan kerja Kapolres Cirebon Kota di Mapolsek Mundu Kabupaten Cirebon.

Pria yang akrab disapa Habibi ini menjelaskan, terkait dengan mekanisme persyaratan pengajuan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Baru, pihaknya memberikan pelayanan sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) No 9 Tahun 2012. Dimana para pemohon SIM baru harus sesusai dengan mekanisme tersebut.

“Mekansime penerbitan SIM kita jalankan sesuai dengan Perkap No 9 Tahun 2012 pasal 27 ayat 1 tentang SIM. Disitu semua diterangkan tentan apa saja syarat-syarat untuk membuat SIM,” kata Habibi, Selasa (12/1).

Dikatakan Habibi, adapun persyaratan Administrasi pengajuan SIM Baru perseorangan diantaranya, mengisi Formulir pengajuan SIM, KTP asli yg masih berlaku bagi WNI atau Dokumen keimigrasian bagi WNA, Surat Keterangan Kesehatan (Surat Kesehatan dari Dokter yg mendapat Rekomemdasi dari Dokter Kepolisian sesuai Perkap 9 thn 2012 Pasal 35 ayat (7).

“Selain persyaratan dimaksud tadi, pengajuan SIM umum baru harus dilampirkan Surat lulus pendidikan dan pelatihan mengemudi,” ujar Habibi.

Saat disinggung mengenai keluhan dari pemohon perpanjang SIM B beberapa waktu lalu di Polres Cirebon Kota, yang mengatakan ada oknum yang mempersulit, Habibi membantah hal tersebut. Dikatakannya, untuk proses perpanjangan SIM B, selain melengkapi persyaratan yang ada, pemohon perpanjang SIM B juga harus lulus uji Simulator dan surat keterangan kesehatan mata.

“Dalam Perkap No 9 Tahun 2012 pada pasal 28 ayat 1 huruf d disebutkan, Surat Keterangan Lulus Uji Keterampilan Simulator, nah yang bersangkutan itu tidam lulus uji simulator jadi dimana mempersulitnya. Itu kan mekanismenya sudah jelas harus lulus Uji Simulator, kok bisa katanya kita mempersulit,” ungkap Habibi.

Masih dikatakan Habibi, untuk Indikator Kepuasan Masyarakat (IKM) sendiri, pelayanan SIM di Polres Cirebon Kota memperoleh nilai 88,0 Persen. Itu artinya, pelayanan SIM pada Polres Ciko berada pada kategori baik.

“Kita kan sediakan tablet pelayanan di ruang SIM, itu yang ngisi kan masyarakat. Kategori pelayanan lita itu Baik dengan nilai 88,0 persen,” tutur Habibi.

Terpisah, Mohamad Arifin Warga asal Desa Kanci Kabupaten Cirebon menilai, pelayanan SIM di Polres Cirebon Kota sudah sangat baik. Saat melakukan proses pembuatan SIM C baru, dirinya tidak mendapatkan kendala apapun. Bahkan menganggap, pelayanan yang diberikan sudah sangat baik.

“Pelayanannya bagus, petugasnya juga ramah-ramah. Saya bikin SIM baru saja tidak sulit,” katanya.

Hal senada diungkapkan Rahmi Fitri, saat mengurus proses perpanjangan SIM A, ia mendapatkan pelayanan yang cukup baik. Dirinya menjelaskan, Satlantas Polres Ciko bertugas sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here