Pejabat dan Pegawai Pemkab Cirebon dimintai keterangan oleh KPK

0
67

KOTA CIREBON.- Kasus Bupati Cirebon non aktif, Sunjaya Purwadisastra masih terus berlanjut bahkan terus menyasar kelingkungan Pejabat dan Pegawai Pemerintah Kabupaten Cirebon, pasalnya hari ini  (Senin, 14/1/19) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait kasus jual beli jabatan tersebut di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Informasi yang didapat oleh media koran1.id, sebanyak 48 orang akan diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Bupati Cirebon Non Aktif.
Adapun yang akan diperiksa oleh KPK itu dimulai dari pejabat Pemerintah Kabupaten Cirebon, PNS, pengusaha, honorer, dan pensiunan.

Dari 48 orang tersebut, sebanyak 16 orang diperiksa pada hari Senin (14/1/19), 14 orang pada hari Selasa (15/1/19), 14 orang lagi di hari Rabu (16/1/19), sisanya diperiksa pada hari Kamis (17/1/19) dan Jumat (18/1/19).Adapun Dari 16 orang yang dipanggil KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi di Polres Cirebon Kota pada hari ini, yakni :

Mochamad Safrudin (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), Supadi Priyatna (Kepala BKPSDM), Sri Darmanto (Sekretaris BPKSDM), Yayat Ruhyat (Sekda Cirebon 2015-2018), Deni Safrudin (ajudan Bupati Cirebon), Sunedi (sekretaris pribadi Bupati Cirebon), Andry Yuliandry (Kasubag Kepegawaian Bag Umum Setda), dan Evi Sudiasih (honorer Didukcapil), serta Intan Novita Sari (honorer Pemkab Cirebon), Rahmat Sutrisno (Sekda Kab Cirebon), Wawan Setiawan (Kepala BKAD), Jaenal Abidin (Kepala Kesbangpol), M Iing Tajudin (Camat Astanajapura), Rita Susana Supriyanti (Camat Beber), Bambang Setiadi (Camat Pangenan), dan Bambang (Camat Ciwaringin).

Sampai berita ini diturunkan, Pihak Kepolisian maupun KPK masih belum bisa memberikan keterangan. (Mus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here