Diduga ada Permainan Taksiran Harga Dalam Proyek Bongkaran Gedung RS Gunung Jati

0
18

Koran1.id, Kota Cirebon.- Pembongkaran dua ruang rawat inap, di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, di duga ada permainan penilaian harga tapsir, yang nantinya masuk ke kas anggaran Pemerintah Kota Cirebon.

Rencananya pihak RSD Gunung Jati akan melakukan renovasi dua ruang rawat inap yang dinilai sudah tidak layak tersebut. Kemudian, sebelum melakukan pembangunan, pihak RSD harus membongkar bangunan lama tersebut.

Sementara, pembongkaran dua ruang rawat inap tersebut dilakukan oleh pihak ke tiga atau pemborong, yang sebelumnya mengajukan harga penilaian dua bangunan tersebut, yang hasilnya akan masuk ke kas daerah.

Namun, ada keanehan yang dilakukan pihak Badan Keuangan Daerah melalui bidang aset. Pasalnya, harga tapsiran dua bangunan tersebut senilai Rp50 Juta, sementara pihak Badan Keuangan Daerah, justru memberikan harga tapsir Rp25 juta yang di berikan ke salah satu pemborong.

“Ini aneh, saya tapsir harga dua bangunan itu lebih dari Rp50 juta, tapi kenapa yang dikasih untuk melakukan pembongkaran yang nawar Rp25 juta dan dikasih,” tutur Randi salah satu pemborong yang ikut menawar harga ke pihak Badan Keuangan Daerah.

Pihaknya tidak mengerti alasan pihak Badan Keuangan Daerah, , justru memberikan pengerjaan bongkaran tersebut ke penawar yang nilainya kecil. Sehingga uang yang masuk ke kas negara juga ikut kecil.

“Saya berani nawar Rp50 juta , kalau dikasih berarti uang yang masuk ke kas daerah besar. Kok ini yang nawar Rp25 juta yang dikasih kerjaannya,” ujarnya

Sementara, Kabid Aset Daerah Badan Keuangan Daerah, Kota Cirebon, Lolok mengakui dua ruangan mawar dan anyeilr akan di bongkar lalu di bangun kembali.

“Insya Allah kamis (15/7/2020) sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) ruangan tersebut akan dilaksanakan pembongkaran dengan nilai ekonomis Rp25 juta dan uangnya masuk ke KAS daerah.

“Pembongkaran tersebut dilakukan oleh tim dari yang akan membangun dua ruangan tersebut tujuannya demi keamanan karena disekitar bangunan ada instalasi gas” katanya.

“sesuai SPK nama yang akan membongkar nanti adalah saudara Selamet,” pungkasnya. (moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here