Ajukan Gugatan Cerai, Seorang Pria Mengaku Tak Pernah Ada Pernikahan

0
12

Koran1.id, Cirebon. – FS Menggugat Cerai seorang pria yang yang diklaim sebagai Suami sahnya ke Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon. Sementara Pria yang digugat cerai oleh FS Tidak merasa melakukan pernikahan secara resmi.

Akibatnya, dari  gugatan cerai tersebut, FS kini telah  dilaporkan ke pihak berwajib dengan dugaan memalsukan surat – surat pernikahan.

Pria asal Jakarta ini, geram lantaran FS di duga mengincar harta gono gini, hingga nekat membuat surat – surat penikahan asli tapi palsu alias aspal.

Pria yang merasa menjadi penopang kehidupan FS selama ini tidak terima atas sikap FS yang berupaya mendapat status sebagai istri sah. Apalagi, didalam tuntutan cerai disebut adanya pihak ketiga. Sementara yang dimaksud FS sebagai pihak ketiga, merupakan istri sah warga Jakarta tersebut yang terdaftar secara negara.

Namun FS bersikukuh bahwa pernikahannya dengan warga Jakarta tersebut sah dan terdaftar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Mundu Kabupaten Cirebon.

Kemudian, atas dasar surat KUA Mundu tersebut, Pria yang diklaim sebagai suami sah FS melaporkan FS ke Mabes Polri. Laporan tersebut sudah tercatat di Bareskrim Mabes Polri dengan nomor LP/B/0344/2019/BARESKRIM ter tanggal 4 April 2019 dengan laporan pemalsuan data pernikahan.

Menurut keterangan dari seorang pria yang enggan namanya dipublikasikan menjelaskan, bahwa berkas-berkas FS yang disampaikan masih diragukan keasliannya.

“Memang dulu saya pernah diminta untuk menjadi Kuasa Hukum dari saudari FS, tapi saya tolak karena saya tidak berminat. Silahkan cek sendiri ke KUA Mundu, menurut saya ya begitulah,” ujarnya saat ditemui usai sidang di Pengadilan Agama Sumber beberapa waktu lalu tanpa memnberikan keterangan lebih detail.

Sementara itu, FS membantah bahwa dirinya tidak melakukan pernikahan secara resmi, dirinya mengatakan, hal tersebut bisa dibuktikan dengan diterimanya gugatan cerai oleh Pengadilan Agama. Artinya, secara resmi pernihakan antara FS telah tercatat didalam administrasi negara.

“Secara Logika saja, berkas gugatan cerai saya bisa lolos disini (Pengadilan Agama) berarti ada pernikahan dong,” ujarnya saat bertemu sebelum sidang gugatan dimulai dihalaman Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Cirebon Sumber, Rabu (29/4).

FS juga mempersilahkan kepada para awak media agar bisa mencari bukti-bukti pernikahannya di Kantor KUA Kecamatan Mundu. “Silahkan cari buktinya di KUA Mundu, tanggal berapa saya menikah dan teregistrasi tidak, semua ada disana tercatat,” katanya.

Berdasarkan penelusuran awak media beserta tim yang  mencoba mencari tahu kebenaran surat tersebut di KUA Kecamatan Mundu. Namun, Kepala KUA Mundu yang dulu menangani persoalan tersebut kini telah dipindah tugaskan di wilayah Depok Jawa Barat. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here