Kota Cirebon – Suasana Kawasan Stadion Bima Cirebon pada Minggu (23/6/19) sore terasa sangat bising. Nampaknya suara bising tersebut berasal dari Puluhan Anak muda yang sedang melakukan Latihan Balapan Sepeda Motor.

Layaknya Pembalap Profesional, para anak muda tersebut menggeber sepeda motornya menyusuri track yang ada. Namun bila dilihat dari kondisi Kawasan Stadion Bima, sepertinya jauh dari kata layak untuk dijadikan sebagai ajang balapan.

Pasalnya, track yang dilalui oleh para pembalap tanpa dilengkapi pengaman pada sisi kiri ataupun sisi kanan layaknya sirkuit balap pada umunya, jelas kondisi tersebut bisa membahayakan bagi para penonton maupun para pembalap itu sendiri.

koran1.id yang berada dilokasi balap sempat mewawancarai salah satu pembalap yang sedang mengikuti balapan. Rico (24) warga Kabupaten Kuningan mengaku rutin setiap minggunya untuk melakukan latihan balap di Kawasan Stadion Bima ini.

“Iya mas setiap minggu saya pasti kesini, ya sekedar latihan saja” ungkapnya.

Pembalap yang mengaku berasal dari Klub Putra Santana Racing Team Kuningan ini sengaja datang jauh dari Kuningan beserta 5 (lima) orang rekanya untuk menjajal kemampuan balapnya maupun menguji Sepeda Motornya.

“Sekalian ngetes motor juga sih mas, dan juga melatih kemampuan balapan saya juga” tuturnya.

Dari pantauan koran1.id, dari beberapa pembalap yang sedang mengikuti latihan ada juga pembalap perempuan dan anak yang masih dibawah umur yang sedang menggeber sepeda motornya diarena balap.

Sepertinya masih perlu sentuhan dari tangan Pemerintah Daerah, agar Kawasan Stadion Bima bisa benar-benar layak untuk menjadi sirkuit balap, sehingga potensi yang dimiliki para anak muda tersebut bisa tersalurkan ditempat yang tepat dan tidak menimbulkan kecelakaan yang fatal yang bisa menimbulkan korban jiwa. (Moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here