Kabupaten Indramayu – Kamis (21/3/19) pukul 11.00 WIB, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon menyerahkan Tersangka AS (Adi Sudian) dan Barang Bukti Tindak Pidana di Bidang Cukai di Kejaksaan Negeri Indramayu dengan  berkas P21 Nomor : B – 900/O.2.20/Fd.1/03/2019 tanggal 14 Maret 2019 dari Kejaksaan Negeri Indramayu.

Barang bukti yang turut diserahkan adalah berupa 10 Slop @10Bungkus @20 Batang rokok merek SMD Bold, 5 Slop @10Bungkus @20 batang rokok Q Bold, 5 Slop @10 Bungkus @ 20 batang rokok SMD Putih, 3 Slop @10 Bungkus@ 21 batang Rokok Fred Super.

Penangkapan tersangka AS terjadi pada hari Senin Tanggal 21 Januari 2019 yang dilakukan oleh Tim P2 (Penindakan dan Penyidikan) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon di Jalan Raya Balongan-Jatibarang Desa Sleman Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.

Pada penangkapan tersebut Tim P2 Bea dan Cukai Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa :
– 10 Slop @ 10 bungkus @ 20 batang rokok merek SMD Bold,
– 5 Slop @ 10 bungkus @ 20 batang rokok merek Q Bold,
– 5 Slop @ 10 bungkus @ 20 batang rokok merek SMD Putih; dan
– 3 Slop @ 10 bungkus @ 21 batang rokok merek Fred Super, Tersangka AS (Adi Sudian) merupakan Sales Rokok yang sudah lama berkecimpung di dalam penjualan rokok ilegal di wilayah Indramayu dan sekitarnya.

Agung Saptono, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon menerangkan, Penangkapan oleh
tim P2 (Penindakan dan Penyidikan) Kantor Bea Cukai Cirebon ini diawali dari informasi yang diperoleh dari masyarakat pada tanggal 18 Januari 2019.

“Setelah mendapat informasi tersebut dengan segera kami olah dan kembangkan sehingga dalam waktu 3 hari kami dapat melakukan penangkapan” ungkapnya.

Agung Saptono menambahkan , Dalam proses penyelidikan pada saat pengembangan informasi dari masyarakat tersebut, diketahui bahwa tersangka sering mengedarkan dan menjual rokok yang tidak dilekati pita cukai ke toko-toko atau warung-warung di seputaran Indramayu.

Kemudian selanjutnya unit P2 Kantor Bea dan Cukai Cirebon membentuk Tim untuk melakukan surveylance dan pemantauan terhadap kegiatan tersangka dan rumah tersangka.

Dari hasil surveylance dan pemantauan tersebut Tim P2 dapat memastikan bahwa memang benar Tersangka sering menjual dan mengedarkan rokok berbagai merk yang tidak dilekati pita cukai.

“Anggota kami menyatakan bahwa sekitar pukul 14.00 WIB hari Senin tanggal 21 Januari 2019 Tersangka berada di warung es kelapa muda di Jalan Raya Balongan – Jatibarang dan terlihat sedang menawarkan sesuatu kepada seseorang, Setelah didekati oleh Tim kami ternyata benar adanya bahwa tersangka sedang menawarkan Rokok yang tanpa dilengkapi cukai, dan kemudian tersangka langsung kita tangkap untuk kita proses” tegasnya.

Tersangka AS dijerat kasus dugaan pelanggaran di bidang cukai yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual, Barang Kena Cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai, sehingga melanggar pasal 54 UU Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai j.o Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Moes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here